Trading & Futures
Jenis Order Crypto: Market, Limit, Stop-Loss, Take-Profit
Panduan market, limit, stop-loss, stop-limit, take-profit, dan OCO lengkap dengan contoh penggunaan serta risiko eksekusi.
Jenis order menentukan harga, kecepatan, dan kondisi transaksi Anda. Tidak ada order yang selalu terbaik; pilih berdasarkan tujuan dan risiko.
Memilih jenis order menentukan apakah Anda mengendalikan harga atau mengendalikan kepastian eksekusi.
Ringkasan
| Jenis order | Prioritas | Risiko utama |
|---|---|---|
| Market | Cepat terisi | Slippage dan harga rata-rata tak pasti |
| Limit | Kontrol harga | Bisa tidak terisi |
| Stop-market | Keluar saat trigger tercapai | Harga eksekusi dapat meleset |
| Stop-limit | Trigger + batas harga | Bisa gagal terisi saat pasar bergerak cepat |
| Take-profit | Mengunci hasil pada target | Posisi bisa tertutup sebelum tren berlanjut |
| OCO | Dua skenario sekaligus | Pengaturan trigger yang salah |
Market order
Market order membeli atau menjual segera pada harga terbaik yang tersedia. Jika order book tipis, satu order dapat terisi pada beberapa harga.
Contoh: Anda membeli 2 BTC. Hanya 0,5 BTC tersedia di 100.000, sisanya terisi di 100.100 dan 100.300. Harga rata-rata lebih tinggi daripada angka pertama yang terlihat—itulah slippage.
Limit order
Anda menentukan harga maksimum untuk membeli atau harga minimum untuk menjual. Order hanya terisi pada harga tersebut atau lebih baik, tetapi tidak ada jaminan pasar akan menyentuhnya.
Limit order tidak otomatis menjadi maker. Jika langsung cocok dengan order yang tersedia, statusnya taker. Gunakan Post Only bila ingin memastikan maker.
Stop-market
Order market dikirim setelah trigger tercapai. Cocok untuk memprioritaskan keluar, tetapi harga akhir dapat berbeda jauh saat volatilitas tinggi.
Contoh: beli di 100, stop di 95. Ketika trigger tersentuh, order dijual pada harga pasar yang tersedia; bisa saja rata-ratanya 94,7.
Stop-limit
Memiliki dua harga: stop sebagai pemicu dan limit sebagai batas. Misalnya stop 95 dan limit 94,5. Setelah 95 tersentuh, limit sell 94,5 dipasang. Jika harga langsung jatuh di bawah 94,5 tanpa pembeli, order dapat tidak terisi.
Take-profit dan OCO
Take-profit menutup posisi saat target tercapai. OCO (One Cancels the Other) menggabungkan dua order—misalnya take-profit di 110 dan stop di 95. Jika salah satu terisi, yang lain dibatalkan.
Contoh rencana sebelum entry
| Komponen | Contoh |
|---|---|
| Entry limit | 100 |
| Stop | 95 |
| Target | 110 |
| Risiko per unit | 5 |
| Potensi hasil per unit | 10 |
| Risk/reward | 1:2 |
Order tidak menggantikan manajemen risiko. Tentukan ukuran posisi dari jarak stop dan jumlah kerugian maksimum yang bisa diterima.
Kesalahan umum
- Memakai market order besar di pasar tipis.
- Menaruh stop tepat pada harga likuidasi.
- Mengira stop-limit pasti terisi.
- Tidak memeriksa apakah trigger memakai last price atau mark price.
- Lupa membatalkan order lama setelah rencana berubah.
Panduan spot Binance menjelaskan market, limit, stop-limit, dan OCO sebagai alat dengan fungsi berbeda. Praktikkan dahulu dengan nominal kecil atau mode demo.
Lanjutkan ke manajemen risiko trading dan maker vs taker.
Diperbarui 12 Juli 2026.